Digitalisasi CSMS di PLN Indonesia Power: Prequalification hingga Evaluasi Akhir

Digitalisasi CSMS di PLN Indonesia Power: Prequalification hingga Evaluasi Akhir

PLN Indonesia Power sukses meningkatkan standar keselamatan mitra kerja melalui digitalisasi CSMS dengan IPSAFE. Mulai dari prequalification, sertifikat, risk assessment, KPI pekerjaan, hingga evaluasi akhir kini dikelola secara terintegrasi.

icon hada
Hada Team
2 min read
Share

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selalu menjadi prioritas utama di industri energi. Sebagai salah satu pemain terbesar di sektor ketenagalistrikan, PLN Indonesia Power menghadapi tantangan besar untuk memastikan setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar keselamatan yang ketat.

Melalui kerja sama dengan HADA Solusi Digital, PLN Indonesia Power mengimplementasikan sistem IPSAFE dengan modul Contractor Safety Management System (CSMS) yang lengkap — dari tahap awal prequalification hingga evaluasi akhir.


1. Prequalification: Memilih Mitra yang Tepat

Sebelum masuk ke proyek, setiap mitra harus melewati proses prequalification digital.

  • Verifikasi dokumen legal dan K3

  • Pengecekan rekam jejak keselamatan

  • Penilaian kapabilitas sesuai standar PLN Indonesia Power

Dengan sistem digital, proses ini jadi lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi.


2. Sertifikat CSMS untuk Mitra

Mitra yang lolos prequalification mendapatkan sertifikat CSMS digital. Sertifikat ini menjadi bukti kelayakan mitra untuk bekerja di lingkungan berisiko tinggi, sekaligus meningkatkan kepercayaan antar pihak.


3. Risk Assessment & Selection

Setiap pekerjaan dinilai risikonya secara sistematis melalui IPSAFE:

  • Penentuan level risiko

  • Mitigasi yang wajib disiapkan

  • Persetujuan pekerjaan berdasarkan hasil risk assessment

Hal ini memastikan bahwa pekerjaan berisiko tinggi hanya boleh dilakukan setelah semua mitigasi dipenuhi.


4. Safety KPI untuk Pekerjaan

Modul CSMS di IPSAFE juga mendukung monitoring Key Performance Indicators (KPI) keselamatan:

  • Jumlah temuan K3

  • Kepatuhan prosedur

  • Evaluasi kinerja mitra berdasarkan project sebelumnya

Dengan data ini, PLN Indonesia Power bisa lebih objektif dalam memilih mitra di proyek berikutnya.


5. Penilaian Pre Job Activity

Sebelum pekerjaan dimulai, ada checklist aktivitas K3 yang harus diselesaikan:

  • Safety briefing

  • Pemeriksaan alat pelindung diri (APD)

  • Validasi kesiapan tim

Semua terdokumentasi secara digital, sehingga tidak ada tahapan yang terlewat.


6. Penilaian Work In Progress

Selama pekerjaan berlangsung, supervisor dan petugas K3 dapat melakukan inspeksi langsung di lapangan menggunakan aplikasi mobile IPSAFE.

  • Form inspeksi digital

  • Temuan langsung tercatat

  • Tindak lanjut bisa dipantau real-time


7. Final Evaluation

Setelah pekerjaan selesai, dilakukan evaluasi akhir terkait kepatuhan, temuan K3, dan tindak lanjutnya. Data ini menjadi dasar untuk penilaian mitra di proyek berikutnya.


Kesimpulan

Dengan digitalisasi CSMS melalui IPSAFE, PLN Indonesia Power mampu:

  • Mempercepat proses seleksi mitra

  • Memastikan standar keselamatan terpenuhi di setiap tahap

  • Membangun database keselamatan yang terintegrasi


Di HADA Solusi Digital, kami membantu perusahaan mengimplementasikan sistem HSE digital mulai dari CSMS, izin kerja, hingga monitoring peralatan.

✅ Lebih efisien, transparan, dan sesuai regulasi

✅ Bisa diakses mobile dengan mode offline

✅ Mendukung integrasi AI/ML untuk analisis data keselamatan

👉 Hubungi HADA Solusi Digital sekarang untuk menjadikan keselamatan kerja di perusahaan Anda lebih terukur dan terjamin.

hada-icon
Hada Team

Tim pengembang & konsultan HADA.

Siap Berdiskusi?

Jadwalkan sesi konsultasi gratis selama 30 menit untuk membahas kebutuhan perusahaan Anda dan pilihan solusi terbaik.